Memerangi Rasa Malas Dalam Hidup (Pemikiran)

Bagi seorang juara Malas adalah musuh besar yang harus dahulu ditaklukan, sebab rasa malas akan membuat seseorang yang memiliki potensi yang besar atau yang memiliki berjuta potensi akan menjadi seorang pecundang, orang yang banyak harta menjadi orang yang miskin, orang yang pandai menjadi bodoh, orang yang hebat menjadi lemah dan lain sebagainya.

Rasa malas akan melekat pada siapapun sebab, ia akan terus menyerang kita, tubuh kita, pikiran kita dan jiwa kita, sehingga bila kita tidak mengangkat ikrar untuk melawan rasa malas dalam hidup kita maka pastikanlah untuk menjadi pecundang selamanya. Ingat, malas adalah salah satu dari pembunuh waktu yang kita miliki, modal seorang juara adalah waktu yang ia miliki, dengan waktu seorang juara akan menjadi kuat, menjadi cepat, menjadi cerdas, menjadi pandai dan pintar, dengan waktu sang juara makin taqwa, dengan waktu seorang juara makin dewasa, namun bila rasa malas telah menguasainya maka ia akan menjadi lemah dan menjadi lumpuh dalam hidup, sehingga yang namanya perang untuk melawan rasa malas adalah penting adanya.

Rahasai melawan rasa malas sebenarnya sederhanya yaitu dibutuhkan sejumlah kebiasaan positif sehingga tubuh kita memang terprogram dengan baik, dengan demikian tubuh kita akan menjadi jauh lebih baik dan tetap menjadi sang juara sejati dalam kehidupan kita. Ada ungkapan yang sering disebutkan bahwa “bentuklah kebiasaan dan kebiasaan yang akan membentuk diri kita” ingatlah bahwa kebiasaan itu akan menggambarkan siapa diri kita, apakah kita memang sang juara atau justru sang pecundang dalam kehidupan kita, ingat rasa malas akan membunuh kita perlahan-lahan, coba renungkan sejenak orang-orang yang menyia-yiakan modal dalam usaha, dia hanya terlilit hutang, tapi orang-orang yang dapat menggunakan modalnya dengan baik akan mendapatkan keberhasilan yang melimpah lebih dari semua modal yang ia dapatkan.

Dengan demikian yang harus kita ingat bahwa, rasa malas itu adalah pembunuh waktu, waktu adalah modal setiap manusia sehingga bila ingin dan mau untuk menjadi sang juara maka yang harus dilakukan mulai saat ini adalah membunuh rasa malas dalam setiap lagkah kehidupan.

Aku akan belajar untuk membunuh rasa malas dari ibadah kepada tuhan yang maha esa, membunuh rasa malas untuk memulai hari dangan penuh semangat, aku akan membunuh rasa untuk terus belajar menjadi diri, pribadi dan tubuh yang lebih baik, memang aku sadar bahwa ini bukan hal yang kecil namun saya sangat sadar bahwa aku ingin manjadi seorang juara dalam hidup maka tugas utama ku adalam membunuh rasa malas, dan bertanggung jawab atas semua apa yang aku lakukan sehingga aku menjadi manusia yang bermanfaat bagi semua, insya ALLAH.

 

~ by suryadisantana on February 7, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: