Kekuatan Cinta

Ketika aku mendengarkan sebuah lagu Crisye.Alm yang dinyanyikan kembali oleh Ariel “Peterpan” yang berjudul “Kisah Cinta”, aku kemudian teringat kepada sosok yang mampu membuat ku menangis dan bersedih selama berbulan-bulan, ketika aku ditinggalkan, aku kehilangan semangat hidup, aku kehilangan arah hidup, bahkan gairah hidup pun memudar begitu saja, hati yang tegar ini tidak ingin menangis namun air mata yang keluar tak bisa terbendung, ia terus meneteskan air mata, ia terus mengetarkan hati, entah kenapa semua ini bisa terjadi, aku benar-benar kehilangan, walau berjuta dukungan dan semangat terus berdatangan dari teman-teman namun sedih itu tidak kunjung hilang.

Pada saat itu nasehat-nasehat yang datang mengajarkan aku tentang kesabaran, mereka berkata “menangislah, berdiri dab liat masa depan mu”, “bersedih tidak dilarang, bersedih membuat kita menjadi jauh lebih tegar setelahnya, namun jangan pernah tengelam dalam kesedihan itu karna ia bisa membunuh mu”, “bersabarlah, waktu akan menjawab semua kesedihanmu”, namun jujur walau ketegaran untuk tetap hidup ada, namun air mata ini tak berhenti bercucuran, ketika aku mengingatnya dan tersadar bahwa aku telah kehilangannya, hati ini menjadi bergetar & mata ini pun terus meneteskan air mata.

Dia adalah Ayahanda, setalah kepergiannya, aku menyadari satu hal, yaitu kekuatan cinta, sungguh kekuatan itu mampu membuatku lemah baik jiwa, pikiran dan fisik, ketegaran jiwa ku bergetar dengan amat sangat, fisik ku menjadi lemah dengan terus bersedih, dan pikiran ku tetap tertuju pada kasih sayang yang telah ia berikan. Setalah beliau pergi, aku menjadi sadar bahwa kehilangan itu akan menyadarkan kita bahwa betapa berharganya orang-orang yang kita sayang, aku pun tersadar bahwa harga dari apa yang kita miliki akan benar-benar terlihat setalah kita kehilangannya.

Kekuatan cinta telah membuatku menjadi lemah, kekuatan cinta benar-benar bisa membunuh seorang insan, benarlah kata Muhammad saw, Nabi besar Umat Islam bahwa “cintailah sesuatu seadanya” artinya jangan berlebih-lebihan dalam mencintai sesuatu, kemudian ada sebuah perumpamaan tentang cinta,

          “lihatlah burung, semakin tinggi ia terbang semakin indah pemandangan yang ia dapatkan, artinya semakin dalam cinta kita semakin indah rasanya”,

          “namun bagaimana bila salah satu sayapnya patah saat terbang tinggi, burung itu bisa jatuh dan mati, artinya ketika dalam-dalamnya kita mencintai, kemudian kita kehilangan cinta itu, cinta itu bisa membunuh kehidupan kita”

          “terbanglah seadanya, agar bila sayap itu patah, peluang untuk tetap hidup tetap ada, artinya cintailah seadanya, dan bila kita kehilangannya peluang untuk tetap hidup tetap ada”

Sobat, cintailah orang tua mu sebelum engkau kehilangan beliau, cintailah siapapun dengan seadanya, dan jangan biarkan cinta itu membunuhmu, cinta itu indah, cinta itu membawa keindahan dihati setiap insan, namun cinta juga bisa mengambil seluruh hidup seseorang, maka dari itu, hati-hatilah dalam mencintai sesuatu.

~ by suryadisantana on February 8, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: