Bukti Kejahatan Israel (I)

Penulis tidak hendak untuk memojokan suatu kelompok, namun penulis lebih menyorot pada fakta yang terjadi dilapangan, kenapa kemudian judul yang diangkat oleh penulis “Pengantar Bukti kejahatan Zionis” ? karena penulis Insya ALLAH akan menulis Bukti Kejahatan Zionis yang lain.  Dalam tulisan ini penulis akan melihat terorisme yang dilakukan oleh kelompok zionis, penderitaan rakyat palestina dan pembantaian demi pembantaian yang dilakuakan rezim zionis.

Mari kita berangkat dari sejarah terbentuknya Negara Israel dengan landasan paham zionisme yang mereka sandang sebagai pergerakan utama ke bukit zion. Mungkin penulis tidak akan begitu mendetail dalam penjelasan perihal sejarah, mungkin anda (pembaca) dapat melihat sejarahnya dalam banyak buku, misalnya Palestina dan solidaritas muslim Indonesia, The International Jews, Pragmatis Poloitik Zionis, buku (1) dan (2) harun yahya mengenai Zionisme Israel, Arab-Israel dan lain – lain.

Negara Israel terbentuk pada tahun 1948 dengan bantuan Sir Balfour, yang menjadi Negara pemimpin Negara proktetorat diatas wilayah paletina pasca keruntuhan Khilafah turki Usmani oleh Mustafa kemal attartuk, yang dikenal dengan perjanjian Balfour 1917. Intinya berisikan “Pemerintahan Yang Mulia memandang pentingnya pendirian di Palestina sebuah tanah air nasional bagi orang-orang Yahudi… di Palestina.”  Inilah yang menjadi awal mula kedatangan masarakat yahudi di bumi palestina. Yang perlu dicatat adalah Inggris dan sekutunya dalam menjatuhkan Kepemimpinan Turki Usmani atau Ottoman Empire, telah berjanji untuk memberikan kemerdekaan kepada Negara – Negara di bawah pemerintahan turki usmani, namun kita bisa melihat kemunafikan oleh Sir Balfour. Dimana janjinya? Kenapa Sir Balfour mengijinkan masarakat yahudi untuk menempati Wilayah Palestina? Apakah kerena alsan berikut ini :

Zionisme menerjemahkan pandangan tentang “orang-orang terpilih” dan “tanah terjanji” dari sudut pandang kebangsaannya. Menurut pernyataan ini, setiap orang yang berasal dari Yahudi itu “terpilih” dan memiliki “tanah terjanji.”

 

Kalau memang demikian, sejak kapan tuhan bermain Real Estate? Dan apakah orang – orang terpilih bisa melakukan apapun yang mereka suka? Dan apakah orang – orang terpilih disama artikan dengan orang – orang yang suka melakukan penindasan? Tuhan seperti apa ini? Mengkukuhkan tanah perjanjian dan memilih orang – orang terpilih? Untuk menindas keberadaan orang lain?

Baik lupakan pertanyaan diatas, mari kita lanjutkan dalam perjanjian Balfour, yang kemudian mengkukuhkan Israel sebagai Negara pada tahun 1948, telah menetapkan Qouta (Jumlah imigran yahudi yang akan bermukim di Wilayah tersebut)[1] dan batas – batas yang akan dipakai. Namun yang terjadi sangatlah ironis sebab ternyata itu hanya sebuah kemunafikan orang – orang tersebut sebab menurut data kedatangan masarakat yahudi, kian banyak dan tanpa batas, dan perluasan wilayah pun terus dilakukan oleh kelompok zionisme hingga hari ini.

     

Dari perpindahan yang dilakukan, oleh masarakat yahudi, sejak 1917 sampai sekarang masih banyak data lainnya, sengaja tidak penulis masukan agar menyingkatkan penulisan dan kejadian ini sangatlah ironis sebab masarakat setempat (Baca : Palestina) semakin teritimidasi dengan imprealisme atau penjajahan baik dari lahan, atau tanah yang mereka miliki sampai dengan penindasan yang dilakukan oleh kelompok zionis.

 

Baik sebanarnya jika berbicara mengenai hal ini, akan lebih panjang, namun yang ingin penulis ajak, adalah marilah kita berfikir jernih, ada apa dan kenapa sebuah kaum yang terpilih bisa melakukan hal seperti ini? Mestinya jika mereka memang dipilih oleh “tuhan”, mereka pasti akan memiliki karakteristik yang bisa hidup berdampingan dengan siapapun dan menunjukan keindahan yang mereka miliki sebagai kaum yang terpilih, namun tidak demikian.

Penulis juga ingin mengajak para pembaca untuk merenungi, bagaimana jika ada sebuah Negara yang datang dan mengitimidasi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dengan penghinaan, pengintimidasian, penindasan dan menjajah wilayah yang dimiliki, apa yang akan Anda lakukan? Diam saja atau melawan? Dan apakah perlawana yang kita lakukan untuk mempertahankan apa yang kita miliki merupakan sebuah tidak terorisme? Yang mana pejuang dan yang mana terorisme harus dapat dibedakan!, inilah yang terjadi pada palestina dan inilah yang kemudian melahirkan perlawanan palestina (Intifadah) untuk dapat menentukan arah hidup mereka sendiri. Atau analogi sederhana, kita memiliki sebuah rumah tiba – tiba ada seseorang yang dititip dirumah tersebut yang kemudian mengaku – ngaku sebagai pemiliki rumah tersebut dan kemudian menghina, mengintimidasi bahkan mengusir anda dari rumah tersebut, itulah yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina. Sungguh ini merupakan pelanggaran HAM yang sangat nyata, namun apa yang dilakukan PBB, organisasi yang begitu kuat, namun tidak ada apa – apanya! PBB sama saja dengan LBB. Mereka (Baca : PBB) gagal dan harus dirombak kembali.

Lihatlah resolusi DKK PBB 242 dan 388 yang dikeluarkan untuk meneggapi pertempuran 6 hari 1967 yang dilakukan Israel dengan Negara – Negara arab, untuk kemudian menarik pasukan dari daerah kependudukan, terutama di wilyah palestina, namun sampai saat ini expansionis yang dilakukan untuk memperluas wilayah masih terus dilakukan, lihatlah skema yang penulis terakan dalam halaman sebelumnya, disitu tergambar bagaimana masarakat yahudi memperluas wilayah yang tadinya milik palestina. Dan berfikirlah bagaimana jika itu terjadi di Negara kesatuan Repoblik Indonesia ini? Perlawanan atau diam? Perjuangan atau Terorisme? Siapakah terorisme sebenarnya? Para Agresor atau para pejuang hak – hak yang mereka miliki?.

[1] Lihat : Buku : “Arab Israel” karangan David…………


~ by suryadisantana on February 10, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: